penyebab alergi pada bayi
kesehatan

5 Faktor Penyebab Alergi Pada Bayi

Alergi pada bayi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dikeluhkan. Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat asing yang dihirup, disuntikkan, tertelan, atau bahkan tersentuh. Meskipun pada umumnya diderita oleh bayi, namun menentukan penyebab alergi pada bayi seringkali tidak mudah. Karena ada beberapa faktor yang mungkin terjadi.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan alergi pada bayi diantaranya:

1. Faktor Genetik

Faktor genetik seringkali memainkan peran penting dalam terjadinya alergi pada bayi jika kedua orang tua memiliki riwayat alergi, sehingga bayi dapat beresiko mengalami alergi hingga 70%. Faktor genetic dapat menimbulkan alergi melalui berbagai mekanisme kompleks yang melibatkan sistem kekebalan tubuh dan pengaturannya.

penyebab alergi pada bayi
penyebab alergi pada bayi

Faktor ini berperan penting pada munculnya penyakit, bentuk dan tingkat keparahannya, serta riwayat penyakit alergi. Si kecil akan lebih berisiko lebih besar mengalami alergi apabila anggota keluarganya, terutama orangtuanya memiliki riwayat alergi. Namun jika kedua orang tuanya tidak memiliki alergi Si Kecil tetap berisiko 1-11% terkena alergi.

2. Faktor makanan

Faktor lain yang sering menjadi penyebab terjadinya alergi pada bayi adalah makanan dan lingkungan. Adapun beberapa makanan yang sering menyebabkan alergi antara lain kacang, susu, telur, kerang, dan ikan.

3. Lingkungan

Sementara itu, alergi yang disebabkan oleh lingkungan, biasanya terjadi pada saat Si Kecil menginjak usia 18 bulan. Pada usia tersebut, anak bisa menunjukkan alergi terhadap benda- benda yang ada di dalam maupun di luar ruangan, seperti serbu sari, tungau, bulu hewan, jamur, dan kecoa. Ada juga beberapa penyebab lain alergi yang terjadi pada bayi. Misalnya saja gigitan serangga yang bisa menyebabkan kulit membengkak, gatal, dan memerah.

Lingkungan sangat berperan dalam memicu penyakit alergi. Bahkan di Negara dengan tingkat polusi tinggi seperti di Cina, lingkungan turut menyebabkan kematian. Tingkat polusi di kota- kota besar di Indonesia pun sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

4. Obat- obatan tertentu atau bahan kimia

Faktor penyebab alergi selanjutnya adalah obat- obatan dan bahan kimia tertentu, seperti detergen, yang bisa menyebabkan alergi pada Si Kecil. terkadang, bahan kiia tertentu pada produk bayi juga seperti popok sekali pakai, dapat menyebabkan reaksi alergi pada Si Kecil.

5. Perubhan Cuaca dan Migrasi

Perubahan dan faktor cuaca seperti suhu, kecepatan angin, kelembaban, dan lan- lain dapat meningkatkan polusi di lingkungan sehingga memicu resiko alergi pada Si Kecil. komponen biologi dan kimia dari serbuk sari juga sering dihubungkan dengan alergi pada saluran pernapasan (misalnya rhinitis alergi, pilek akibat alergi, dan asma)

Migrasi adalah perpindahan manusia dari suatu tempat ketempat lain dapat berdampak pada meningkatnya risiko alergi. Perpindahan manusia membawa potensi genetic terhadap alergi tertentu, membawa beberapa set polutan dan allergen serta perubahan struktur (misalnya meningkatkan kepadatan) yang dapat berdampak pada rusaknya lingkungan sosial.migrasi juga akan membawa budaya baru ke dalam suatu lingkungan beserta dengan kebiasaan makan dan diet yang dapat berdampak pada kesehatan individu dan masyarakat.

Itulah faktor penyebab alergi pada bayi yang harus Anda perhatikan. Kesadaran pentingnya memperhatikan seluruh faktor tersebut dapat menghindarkan dan mengurangi serangan alergi yang dialami Si Kecil. sehingga Si kecil tidak mudah sakit karena alergi yang terdapat disekitar,serta dapat tumbuh dengan sehat. Karena kesehatan Si Kecil merupakan hal yang harus sangat diperhatikan oleh para ibu agar proses pertumbuhan dan perkembangan anak dapat berjalan dengan baik. Anak merupakan anugerah yang sangat berharga, untuk itu sebagai orang tua menjaganya adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *